Langsung ke konten utama

Oh, masalah!

Bismillaah...

Alquran diturunkan kepada Rasulullah sebagai petunjuk kehidupan. Bukankah kita sebagai umat muslim sudah mengetahuinya? Namun, sudahkah kita meyakininya dan mempercayainya sepenuh hati?

Ustadz Maman Surahman di dalam sebuah majelis ilmu menyampaikan bahwa banyaknya problematika kehidupan saat ini tak lain disebabkan oleh aturan-aturan Pencipta yang tidak diimplementasikan dengan baik dan benar. Manusia justru menciptakan sendiri masalah demi masalah di kehidupannya karena tidak hidup sesuai panduan dan aturan baku dari Penciptanya. 

Kita sebagai manusia justru berusaha mencari-cari ilmu baru , dan berinovasi secanggih mungkin untuk menciptakan solusi dari berbagai permasalahan yang ada. Namun, justru disitulah manusia akan terus berputar dan kembali pada permasalahan awal. 

Sementara Sang Pencipta telah menciptakan manusia beserta buku panduannya dan melengkapinya dengan contoh sempurna dengan diutusnya Rasulullah sang suri tauladan yang telah dilalaikan oleh manusia itu sendiri. Akibatnya, berbagai masalah baru akan muncul karena solusi yang tidak jitu diterapkan. 

Sesungguhnya, semua ilmu ada di Alquran dan semua masalah ada solusinya di Alquran. Seluruh adab dan akhlak telah dicontohkan secara sempurna oleh Rasulullah. Lantas, sudah sedekat apakah kita dengan buku panduan istimewa kita dan Nabi kita? Sudahkah mengenalinya dan memahaminya dengan tepat?

Saat kita merasa sudah mengenali Alquran dan senantiasa merujuk kepadanya sebagai panduan kehidupan. 
Saat kita merasa telah berakhlak mulia sebagaimana yang telah Rasulullah teladankan.
Namun, sebuah masalah semakin berkelok tak berujung.
Mungkin kita yang salah paham mengilmuinya.

Wallohulmusta'an. Wallahu a'lam bisshowab.

Komentar

  1. Coin Casino Review | 100% up to $/€ 200 + 25 FS
    A comprehensive review and 카지노 rating of Coin Casino and games ✓ Claim a 100% 메리트카지노 up to $/€ 200 + 25 FS Bonus for online slots & roulette ✓ Instant deposits! 인카지노

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Catatan Walimatus-Safar

“Maha benar Allah Yang Maha Agung”. Kuakhiri bacaan sari tilawah dari surat Al-Baqoroh ayat 197 dan Ali-Imron ayat 95-97. Selanjutnya, kuberikan microphone kepada sang Qori’ul Qur’an yang kemudian melantunkan: Labbayka-llaahumma labbayk # Labbayka laa syariika laka labbayk Innal-hamda wa-nni’mata# laka wal-mulk Laa syariika lak Alunan indah nan merdu terlantun dari seorang Qori’ul Qur’an Bapak Suyono Malik. Suara parau dan linangan air mata haru meliputi para jama’ah majlis undangan yang mengikutinya, khususnya sang calon addhuyuuful-baitil-haroom . Kalimat talbiyah tersebut diulangi tiga kali lalu disambung dengan sholawat badar. Hari ini tanggal 30 Agustus 2014 telah diselenggarakan acara walimatus-safar di kediaman Bapak dan Ibu Sugiharto. Beliau berdua telah menerima panggilan dari Kemenag untuk menunaikan ibadah haji bersama rombongan jama’ah haji Indonesia lainnya yang akan diberangkatkan tahun ini. Setelah bertahun-tahun lamanya mengantri panggilan ibadah haj...

Menembus Batas Pemahaman Diri

Seringkali kita sebagai manusia menilai segala sesuatu dari setiap hal yang tampak di depan mata. Ya, itulah fitrah manusia. Kita hanya berbekal panca indera untuk memahami stimulus yang ada di alam semesta ini, selanjutnya akan ditransferkan ke neuron-neuron di dalam otak hingga membuahkan buah persepsi dan pikiran yang akan menentukan keputusan pengambilan sikap dan perilaku. Suatu hal yang pasti adalah keterhubungan antara sikap dan perilaku manusia dengan eksistensi kehidupan manusia itu sendiri di bumi ini. Mari kita cermati dan lihat ke dalam diri kita sendiri. Ambillah sebuah kaca, tataplah diri anda. Pahamilah bahwa anda sedang menilai 'orang lain' yang selama ini hidup berdampingan dengan anda. Cermatilah baik-baik sosok yang sedang anda lihat! Nilailah orang itu! Apakah anda memperoleh suatu kesimpulan tentang sosok tersebut? Pasti akan muncul berbagai kesimpulan yang sangat bervariasi dari berbagai perspektif. Penilaian yang muncul mungkin akan disimpulkan m...